6 Tips jitu
menulis novel bagi
pemula.
Sebelum admin membagikan
tips menulis novel
bagi pemula. Sedikit akan
admin ulas mengenai
novel. Novel adalah
sebuah cerita yang
di narasikan secara
detail mulai dari
tokoh, penokohan, karakter,
setting/tempat, protagonis dan
antagonis, menceritakan mulai
dari lahir hingga
matinya seseorang secara
detail.
Biasanya novel terdiri
dari 40.000 ribu
kata hingga 10.000
ribu kata. Dan
berbagai jenis novel
yang kita dapatkan
di toko-toko buku
mempunyai latar dan
cerita yang berbeda-beda.
Mulai dari novel
bertema percintaan, persahabatan,
sejarah, kisah motifasi,
hingga novel bertema
pendidikan.
Kesemua novel itu
memiliki ciri khas
dari penulis novel.
Mengapa novel mereka
tembus di pasaran
dan dapat tembus
menjadi bestseller ?, .. .
karena mereka menyajikan
dengan keunikan. Maka kita
tidak heran setiap
nevel memiliki penggemar
yang berbeda pula.
Semakin
banyaknya penulis novel
yang terkenal karena
karya tulisnya yang
fenomenal membuat semua
orang berbondong-bondong ingin
menjadi penulis novel
termasuk juga admin.
Tapi bagi admin
yang menggiurkan adalah . . . .
Jreng . . . .jreng . . .
Penghasilannya.
Tapi ada satu
lagi yang lebih
hebatnya kita bisa
menjadi artis yang
terkenal hanya dengan
menulis. Hebatkan, makanya
ayo menulis.
Sobat pasti tahu
berapa royalti yang
di terima penulis dari
belitong si ANDREA
HIRATA. Tidak usah admin
jelasin ya, tinggal
tanya aja di
mbah gugel. Penghasilan
novelis terkenal Indonesia. Kan
langsung di jawab, sekarang
bukan dunia yang
bermasalah. Tapi orangnya,
siapa orangnya ? ya
kita-kitalah.
Dan saat ini
admin telah menyelesaikan
novel perdana dan
sedang dalam proses
seleksi di penerbit
mayor.
Tapi admin sendiri
belum bisa memastikan
kalau novel itu
layak terbit atau
tidak. Tapi admin
selalu berharap dan
berdoa agar novel
perdana itu segera
terbit. untuk menulis
novel pertama tidaklah
mudah sewaktu menjalani.
Dan admin sendiri
telah mengalaminya.
Begitu banyaknya gangguan
sehingga untuk menyelesaikan
novel setebal 200
halaman dan jumlah
katanya hampir 80.000
ribu kata membutuhkan
waktu 10 bulan.
Admin coba bagikan
tips dasar menulis
novel menurut pengalaman
pribadi sendiri.
#1. Membaca
Untuk mewujudkan impian
menjadi seorang nevelis.
Sobat tentu sudah
tidak asing dengan
anjuran ini yaitu
perbanyaklah dulu membaca.
Tentunya membaca buku-buku
berbobot yang bestseller.
Admin sendiri sejak
kecil suka membaca
buku-buku yang unik.
Unik itu menurut
admin yang belum
pernah sama sekali
belum pernah di
baca. Di sini
admin merasa penasaran
dan ingin tahu
isi dan akhir
kisah dalam buku
tersebut.
Jadi seorang pembaca
haruslah menjadi pembaca
yang baik. Berusaha
mengorek makna tersirat
dan tersurat dalam
novel tersebut. Jadilah
pembaca yang baik
kemudian jadilah penulis
novel yang baik.
Rumusnya begini:
Membaca = proses
menjadi penulis.
Mendengar = proses
menjadi seorang pembicara
handal.
Rumus di atas
tidak bisa di
balik ya !
Admin sendiri hingga
saat ini terus
belajar membaca yang
baik. Dan mencoba
melihat masalah dari
sudut pandang yang
berbeda-beda. Admin sendiri
tergolong penulis pemula
yang sedang belajar
dari dasar. Dalam
artikel ini admin membagikan
tips bukan karena
admin seorang master
dalam dunia tulis
menulis, tapi admin
belajar menulis sesuatu
yang bermanfaat bagi
sesama.
Inilah beberapa kendala
dan penyelesainnya dalam
proses menulis novel
perdana :
#1. Tidak
tahu memulai dari
mana
Untuk pertama kalinya
kita membuka layar
monitor, sepertinya otak
kita merasa silau
dengan cahaya layar
di depan mata
dan membuat kita
sedikit bingung. Tapi
cobalah tetap menuliskan
kata-kata apapun yang
sobat ketahui. Jangan
pikirkan kalimat pembuka
yang menarik untuk
pembaca, karena nanti
akan muncul ketika
kita setelah menulis ribuan
kata.
Menulislah
secara mengalir seperti
sobat berbicara dengan
teman dan melepaskan
unek-unek di hati.
Jangan pikirkan soal
gaya bahasa dan
kuwalitas karena semua
itu bisa di
perbaiki. Usahan jangan
mengedit tulisan karena
ide dalam pikiran
akan segera lenyap.
#2. Waktu
Bagi penulis pemula
waktu adalah masalah
yang membebani. Seperti
admin waktu untuk
menulis sangat sedikit.
Sepanjang waktu admin
harus bekerja tanpa
pernah mendapatkan hari
libur. Kalau sobat
mau membuktikan coba
sobat tanya teman
sobat yang bekerja
di toko roti/ bakery
yang sudah besar.
Admin berusaha menulis
di waktu istirahat
kerja dan menggunakan
waktu tidur untuk
menulis.
Jika mendapati tanggal
merah, toko roti
akan di serbu
orang-orang yang hendak
mudik. Sedangkan hari-hari
biasa pesanan kue
kotak menggunung membuat
admin selalu lembur
dan tidak kebagian
tidur malam. Disinilah
jadwal menulis admin
jadi berantakan dan
berhenti menulis hingga
berminggu-minggu.
Saat kekeringan motivasi,
admin mencoba membaca novel, menonton
video motivasi menulis
dan membaca kata-kata
motivasi untuk semangat
lagi untuk menulis.
Kita semua di
dunia ini adalah
orang-orang yang super
sibuk tapi jika
ingin jadi penulis,
terus tumbuhkan niat
itu dan jangan
malas.
#3. Writter
block
Admin sendiri mengalami
yang namanya buntu
dalam pikiran istilah
kerennya sekarang writter
block. Saat mengalami
keadaan seperti ini
jangan terus memaksakan
diri. Karena memaksa
itu tidak baik.
Memaksa hal di
luar kemampuan itu
berdosa karena itu
menyiksa diri.
Pernah
berkali-kali admin terus
memaksa menulis tapi
akhirnya kondisi pemikiran
semakin kacau dan hasil tulisanpun
menjadi rancu alias
tidak nyambung. Dan
terbukti memaksa tidak
ada gunannya.
Saat pikiran sedang
buntu, cobalah menjauh
dari layar monitor
sobat. Keluarlah dari
rumah dan berkumpullah
dengan teman-teman. Carilah
aktivitas yang menghibur
misalnya jalan-jalan ke
mall, main bola,
nonton bioskop, memancing
dan masih banyak
lagi aktifitas lain
yang menyenangkan.
#4. Kekeringan
ide
Tidak hanya penulis
pemula yang mengalami
kekringan ide. Penulis
kawakan juga terus mengalaminya lho.
Buktinya meskipun mereka
novelis terkenal di
dunia sekalipun tidak
mampu menyelesaikan novel
dalam waktu singkat
misalnya, seminggu atau
sebulan. Penulis profesional
membutuhkan waktu tidak
sedikit untuk menemukan
ide cerita yang
menarik.
Sebenarnya ide itu
bertebaran dimana-mana seperti
burung layang-layang. Tapi
kita sebagai penulis
tidak mampu menangkap
ide itu dengan
baik. Ide itu
bisa kita dapat
dari nonton TV,
percakapan dengan teman,
kejadian tragis di pasar,
atau berita hangat
yang sedang santer
di berita.
Tidak perlu kita
menangkap semua ide
itu. Yang terpenting
adalah carilah sudut
pandang yang berbeda
dan unik dari
seluruh informasi yang
kita dapatkan. Dengan
sudut pandang yang
berbeda dan cara
penyampaiannya yang unik
kita akan menghasilkan
tulisan yang bermutu.
Memperbanyak
bacaan juga bisa
menambah ide menulis.
Tapi teman saya
selalu membaca setiap
tulisan yang di
jumpainya bahkan dia
telah menjadi kutunya
buku. Sayangnya teman
saya untuk menulis
sepotong cerpenpun kesulitan.
Jadi imbangilah membaca
dan menulis, jangan
kebablasan hanya membaca
doang.
#5. Miskin
kosa kata
Bagi penulis pemula
memperbanyak kosa kata
adalah hal wajib.
Sebab admin juga
merasakannya. Ciri orang
yang yang miskin
kosa kata selalu
menggunakan kata yang
sama berulang kali.
Admin sendiri sering
menulis kata : adalah, dan,
yang, tapi, secara
berulang dalam kalimat.
Ini akan merusak
selera pembaca kelak.
Cobalah menghindari pengulangan
kata yang sama.
Banyak kok kata
dalam bahasa Indonesia
yang se-sinonim misalnya :
seperti = bagaikan.
Anjuran para nevelis
untuk memperbanyak kosa
kata tentunya dengan
cara memperbanyak membaca
karya tulis yang
berbeda. Misalnya karangan
Andre Hirata memliki
kosakata yang berbeda
dengan karya Raditya
Dika.
#6 editting
Sebaik apapun kita
menulis perlu melakukan
yang namanya mengedit.
Mulai dari huruf
yang kurang, tanda
baca yang salah,
memotong kata yang
tidak nyambung, alur
cerita yang rancu,
hingga mengubah bahasa
yang tidak bagus
menjadi bahasa yang
menarik.
Mengedit adalah tugas
para penulis juga,
meskipun nanti naskah
yang telah di
terima oleh penerbit
dan di lakukan
pengeditan lagi. Setidaknya
penulis mempermudah editor
bekerja. Jangan sampai
editor dongkol yang
selalu menghapus dan
menambahi tanda baca
di setiap paragraf.
Itu namanya penulis
yang tidak peduli
dengan karyanya sendiri.
Setelah selesai menulis
novel dan jumlah
kata telah memenuhi
syarat dari penerbit
yang hendak di
tuju. Maka cobalah
memberanikan diri untuk
mengirimkannya. Banyak
sekali penerbit yang
mau menerima naskah
novel, tapi mereka
menggunakan cara berbeda
untuk menerima naskah.
Ada yang bisa
menerima lewat surat
elektronik dan ada
yang hanya menerima
naskah kasar yaitu
hard copy. Jangan
takut penolakan meskipun
banyak yang bilang,
ketika naskah di
tolak oleh penerbit
lebih sakit ketimbang
ditolak lawan jenis
sebagai gebetan.
Hanya ini yang
bisa admin bagikan.
Jika ada yang
mau menambahkan tulislah
di kolom komentar.
Berkatalah yang baik
dan sifatnya membangun,
janganlah menjadi haters.
Karena haters tidak
akan mendapatkan tempat
dimanapun. Sekian dari admin
dan termakasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar